Pages - Menu

Sunday, November 18, 2012

Cheer Up, Mr. Kim




Title : Cheer Up, Mr. Kim
Genre : Family, Romance
Episodes : 100+ (To Be Announced)
Film Date : November, 2012


Cast :
Kim Dong Wan as Kim Tae Pyung
Wang Ji Hye as Lee Woo Kyung
Choi Jung Yoon as Chun Ji Young
Yang Jin Woo as Baek Gun Wook



Kim Tae Pyung Seorang sarjana yang berprofesi sebagai pembersih apartemen dan pembantu rumah tangga. Ia memiliki  4 anak angkat dari latar belakang keluarga yang saling berbeda. 

Segala wali dari anak-anak itu, Tae Pyung rela melakukan berbagai macam pekerjaan, demi memenuhi kebutuhan mereka. Wajah yang tampan serta kepribadiaan menarik membuat Tae Pyung di sukai orang-orang disekitarnya. Dua wanita hadir dan mengisi kehidupan Tae Pyung.


Thursday, November 15, 2012

I Miss You



Title : I Miss You
Genre : Melodrama, Romance
Film Date : November, 2012
Episode : 21 Episodes


Cast :
Yoon Eun Hye as Lee Soo Yeon
- Kim So Hyun as Lee Soo Yeon (young)
Park Yoochun as Han Jung Woo
- Yeo Jin Goo as Han Jung Woo (young)
Yoo Seung Ho as Kang Hyung Joon
Jang Mi In Ae as Kim Eun Joo


Melodrama korea terbaru ini menceritakan kisah cinta remaja yang dialami oleh Lee Soo Yeon dan Han Jung Woo. Keduanya berpisah dengan cara yang menyakitkan dan meninggalkan kesedihan di hati mereka.

Lee Soo Yeon menjalani kehidupan yang pahit semenjak ia berusia 15 tahun. Ayahnya seorang pemabuk dan sering memukulinya. Suatu hari ayahnya ditangkap oleh Detektif Kim karena kasus pembunuhan, dan langsung dieksekusi tak lama setelahnya. Sejak saat itu gelar "Putri dari seorang pembunuh" melekat pada Soo Yeon. Tak ada yang berani berteman dengan Soo Yeon, dia dijauhi oleh teman sekolahnya. Soo Yeon menjadi gadis pendiam yang selalu berjalan menunduk dan menutupi wajahnya dengan rambut panjangnya.

Han Jung Woo putra dari Han Tae Joon, direktur bank. Ia menempuh pendidikan di salah satu sekolah di Amerika dan selalu menantikan kunjungan dari ayahnya.  Secara diam-diam, ia berhasil pulang ke Korea meski mendapatkan omelan dari ibu tirinya. Jung Woo memiliki ibu tiri yang bersikap baik padanya hanya saat dihadapan ayah Jung Woo saja, meski begitu ia tak pernah mengadukan hal tersebut pada Presdir Han.

Suatu malam Jung Woo yang tidak bisa tidur memutuskan untuk berjalan keluar sambil menghapal perkalian. Langkahnya sempat terhenti saat mendengar suara menderit. Ternyata suara itu berasal dari sebuah ayunan yang dimainkan oleh Soo Yeon. Jung Woo lalu mendekati Soo Yeon dan mengajaknya bicara, ia melihat papan nama dari baju seragam sekolah yang dipakai gadis itu dan menyebutkan namanya. Soo Yoon merasa senang karena ada seseorang yang tak takut padanya dan mengajaknya bicara. Saat turun hujan, Soo Yeon berlari ke rumahnya dan mengambil payung kuning miliknya. Dengan basah kuyup Soo Yeon kembali menemui Jung Woo di taman dan meminjamkan payung kuning pada Jung Woo. Sementara ia sendiri pulang dalam keadaan basah kuyup.

Keesokan harinya Jung Woo berniat mengembalikan payung kuning milik Soo Yeon. Tapi niat itu ia urungkan saat mendengar kakeknya baru saja meninggal. Jung Woo mengantikan ayahnya menyambut para tamu yang datang mengucapkan bela sungkawa. Rupanya Han Tae Joon menemui seorang wanita di sebuah rumah sakit jiwa. Wanita itu adalah Kang Hyun Joo, istri muda kakek Han, yang berarti ibu tiri Han Tae Jon. 

Han Tae Joo mengancam akan membunuh Hyung Joon, putra Hyun Joo dan Kakek Han jika ia tak memberitahukan dimana Hyung Joon menyimpan uang yang ia terima dari ayahnya. Hyun Joo tak takut dengan ancaman Han Tae Joon, ia justru balik mengancam Tae Joon jika sesuatu hal terjadi pada putranya, maka Tae Joon tak akan pernah melihat uang itu. Tae Joon pergi dengan menahan kesal dan menyuruh sekretarisnya untuk mencari keberadaan Hyung Joon bagaimana pun caranya.

Perawat Jang Hye Mi masuk keruangan Hyun Joo berserta 2 pengawal yang bertugas menjaga Hyun Joo. Perawat Jang menyiramkan air berwarna kuning ke kasur yang sekilas terlihat seperti air seni. Dengan alasan ingin menganti pakaian Hyun Joo, perawat Jang berhasil membuat 2 pengawal meninggalkan ruangan. Hal ini memberikan kesempatan perawat Jang lebih leluasa berbicara dengan Hyun Joo. Perawat Jang merupakan perawat pribadi yang bertugas menjaga kakek Han, dan ia mengetahui rahasia yang disimpan Hyun Joo.

Perawat Jang memberitahukan keberadaan Hyung Joon yang aman bersamanya, meski kakinya terluka karena terkena pecahan kaca saat ia berhasil melarikan diri. Hyun Joo memberitahukan kabar kematian kakek Han pada perawat Jang. Jika sampai Han Tae Joon menemukan uang yang Hyun Joo simpan, maka nyawa mereka berdua berada dalam bahaya. Perawat Jang menangis ketakutan, Hyun Joo menyuruh Perawat Jang untuk mengambil uang itu dan menculik putra Han Tae Joon.

Han Tae Joon pulang kerumah dan melihat Jung Woo yang tertidur kelelahan. Jung Woo terbangun saat mengetahui ayahnya telah pulang. Dengan ceria ia menyapa ayahnya. Han Tae Joon memperingatkan Jung Woo untuk tidak melakukan hal-hal tanpa izin darinya dengan pergi meninggalkan sekolahnya di Amerika dan pulang ke Korea seperti saat ini. Jung Woo meminta maaf dan berjanji akan segera kembali ke Amerika. Han Tae Joon tidak akan memaksa Jung Woo itu untuk kembali ke Amerika. Jung Woo boleh tinggal di korea jika memang itu yang ia inginkan.

Jung Woo mendaftar di sekolah yang sama dengan Soo Yeon. Di hari pertamanya, ia membawa payung kuning milik Soo Yoen dan berniat mengembalikannya. Jung Woo bertanya pada salah seorang siswa apa ia mengenal Lee Soo Yeon. Siswa itu menunjukkan wajah ketakutan dan pergi meninggalkan Jung Woo.

Didepan sebuah kelas praktek memasak, para siswa berkumpul diluar kelas. Para siswa merasa terganggu dengan kehadiran siswa "No.27". Guru praktek datang dan menegur para siswa kenapa berdiri di luar kelas. Salah seorang siswa menyebutkan bahwa penyebabnya adalah kehadiran siswa "No.27" yang tak lain adalah Soo Yeon. Guru menyuruh murid-muridnya untuk masuk, tapi mereka menolak. Mereka tidak mau berada satu kelas dengan anak dari seorang pembunuh. Salah seorang siswa menambahkan "lihat ia memegang pisau, bagaimana jika tiba-tiba ia menusuk ku!". Secara kebetulan Jung Woo melintas dan mendengar semua perkataan yang dilontarkan teman sekelas Soo Yeon.

Soo Yeon menyadari bahwa kehadirannya membuat teman sekelasnya merasa tak aman. Ia memilih keluar kelas dan meminta izin pada bu guru pergi ke klinik karena perutnya sakit. Bu guru memperbolehkannya dan menyuruh murid yang lain untuk segera masuk kelas. Soo Yeon terkejut saat melihat Jung Woo berdiri di depannya. Ia menundukkan wajah dan Jung Woo memegang payung miliknya. Jung Woo mundur dengan wajah ketakutan saat Soo Yeon memanggil namanya. Seo Yoon maju mendekat tapi Jung Woo kembali mundur dan menyembunyikan payung yang dibawanya. Seo Yoon mengerti dengan perubahan sikap Jung Woo. Ia menundukkan kepala dan meninggalkan Jung Woo dengan perasaan sedih.

Saat jam pelajaran olah raga, Jung Woo bermain basket dan unggul di antara teman-temannya. Setelah jam pelajaran selesai, Jung Woo di keroyok oleh 3 anak cowok yang tidak suka dengan kelihaian Jung Woo. 3 lawan 1 membuat perkelahian tak imbang dan membuat wajah Jung Woo babak belur. Saat 3 anak itu membabi buta memukul Jung Woo sebuah bola melayang ke arah mereka. Ketiga anak itu berhenti memukuli Jung Woo dan mundur dengan wajah ketakutan saat melihat Soo Yeon.

Soo Yeon berdiri di depan loker dan melihat payung miliknya yang sengaja di letakkan oleh Jung Woo. Soo Yeon melihat Jung Woo berdiri di depan gedung sekolah dan menunggu hujan reda. Seo Yoon berjalan mendekati Jung Woo dan menawarkan payungnya pada Jung Woo. Jung Woo berjalan mundur menjauhi Soo Yeon. Ia lebih memilih kehujanan dari pada menerima payung yang diulurkan Soo Yeon. Jung Woo berteriak marah pada Soo Yeon yang tetap berbuat baik padanya meski ia tidak memperdulikan Soo Yeon.

Soo Yeon menitikkan air mata dan mencoba menjelaskan bahwa ia tidaklah seperti yang dituduhkan oleh teman sekelasnya.  "Aku tidaklah seperti itu, aku tidak akan membunuh siapapun". Soo Yeon meminta maaf karena Jung Woo basah kuyup karena dirinya. Soo Yeon berkata bahwa ia tak apa-apa. Ia menangis bukan karena sedih, tapi karena angin yang membuat air matanya berair. Soo Yeon berlalu meninggalkan Jung Woo. Sementara Jung Woo masih terpaku di tempatnya. Dalam otaknya masih terlintas semua perkataan yang Soo Yeon ucapkan barusan.

Jung Woo berjalan dengan perasaan bersalah, ia melampiaskan kekesalannya dengan bermain ayunan di taman tempat ia pertama kali berbincang dengan Soo Yeon. Akhirnya ia memutuskan pergi kerumah Soo Yeon dan bertemu dengan detektif Kim yang mempunyai tujuan yang sama dengan dirinya. Jung Woo berada di sekitar komplek rumah Soo Yeon. Jung Woo melihat keributan di depan rumah Soo Yeon yang disertai dengan tangisan serta jeritan.

Ibu Soo Yeon berteriak marah memaki wanita yang datang melabraknya, sementara Soo Yeo berusaha menahan ibunya. Wanita yang datang kerumah Soo Yeon adalah istri dari keluarga korban yang di bunuh oleh ayah Soo Yeon. Ia selalu datang setiap 2 minggu sekali dan masih tidak terima dengan kematian suami dan juga anaknya. Ibu Soo Yeon berteriak bukankah suaminya telah membayar kejahatannya, apa itu masih belum cukup. Wanita itu tetap merasa tak adil karena ia harus kehilangan anaknya, sementara anak dari pembunuh keluarganya masih hidup, setiap kali ia melihat Soo Yeon maka ia merasa sakit hati.

Semuanya akan impas jika ia melihat kematian Soo Yeon. Ibu Soo Yeon pasrah dan menyerahkan Soo Yeon pada wanita itu. Jika kematian Soo Yeon bisa membuat wanita itu puas maka bunuh saja Soo Yeon sekarang. Soo Yeon tidak mau dan berlutut memohon maaf di hadapan wanita itu. Wanita itu hanya bisa menangis. Ibu Soo Yeon menarik putrinya dan memutuskan bahwa mereka akan mati bersama hari ini. Untuk apa hidup jika selalu mendapatkan perlakuan kasar dan cemooh dari orang-orang. Soo Yeon memeluk kaki ibunya dan memohon jangan melakukan hal itu karena ia masih ingin hidup. Ibu Soo Yeon tetap bersikeras bahwa hari ini adalah kematian mereka berdua. Soo Yeon tidak mau dan melepaskan diri, ia berjalan menangis dan berjalan merangkak menjauhi ibunya.

Dari jauh Jung Woo dan detektif Kim melihat peristiwa itu. Saat Soo Yeon menyadari kehadiran Jung Woo, ia lari dan malu pada Jung Woo yang melihatnya dalam kondisi menyedihkan. Soo Yeon merasa malu dan lari tanpa menghiraukan panggilan Jung Woo yang mengejarnya. Setelah lama mencari, Jung Woo menemukan Soo Yeon yang bersembunyi ditaman. Jung Woo lalu mengajak Soo Yeon berteman dan berjanji tidak akan mengabaikan Soo Yeon lagi.

Detektif Kim menemui ibu Soo Yeon dan meminta maaf atas kesalahannya. Ternyata ayah Soo Yeon tidak bersalah, mereka berhasil menangkap pelaku pembunuhan sebenarnya tak lama setelah ayah Soo Yeon dieksekusi. Ibu Soo Yeon merasa bersalah karena dia lah yang telah memberitahukan keberadaan suaminya pada detektif Kim. Sejak saat itu ibu Soo Yeon memutuskan pindah ke rumah detektif Kim. Eun Joo, putri detektif Kim awalnya marah dan tidak menyukai kedatangan mereka. Tapi akhirnya ia bisa menerima kehadiran Ibu dan juga Soo Yeon.

Soo Yeon meminta Jung Woo untuk menyembunyikan pertemanannya mereka selama berada di sekolah. Tetapi Jung Woo menolaknya, ia tak peduli jika berada di dekat Soo Yeon akan membuatnya dibenci dan dijauhi oleh murid lain. Baginya hanya Soo Yeon satu-satunya teman untuknya. Soo Yeon senang mendengarnya dan mereka banyak menghabiskan waktu bersama.  

Sesuai dengan petunjuk Hyun Joo, Perawat Jang mengambil tas yang penuh berisi uang dan mulai menjalankan rencananya untuk menculik Jung Woo, putra dari Han Tae Joon. Ia menyewa 2 penjahat untuk menjalankan rencananya. Jung Woo berlari menembus hujan untuk menemui Soo Yeon. Begitupun dengan Soo Yeon yang berlari di tengah hujan dengan payung miliknya untuk bertemu Jung Woo. Saat itu ia melihat Jung Woo yang dipaksa masuk oleh seorang pria asing dan membawa Jung Woo dengan mobilnya. Soo Yeon mengejar mobil itu dan meminta mereka untuk melepaskan Jung Woo. Mobil itu sempat berhenti mendengar teriakan Soo Yeon. 2 penculik yang berada di mobil itu takut jika Soo Yeon akan membawa masalah karena telah melihat wajah mereka. Saat Soo Yeon mendekati mobil itu, salah satu penculik tersebut menarik Soo Yeon masuk ke mobil dan berlalu dari tempat itu.

Ibu Soo Yeon merasa khawatir melihat Soo Yeon yang tak kunjung pulang. Eun Soo melihat Soo Yeon berlari membawa payung kunignya untuk menemui Jung Woo. Detektif Kim menuju rumah Jung Woo untuk mencari tahu keberadaan Soo Yeon. Tapi ia pulang dengan tangan kosong. Detektif Kim semakin merasa aneh dan tetap mencari Soo Yeon.

Perawat Jang membawa Hyung Joon menemui ibunya. Ia memakirkan mobil diluar rumah sakit, dari jendela Hyun Joo melihat putranya dan menangis. Tapi tangisnya terhenti saat sekretaris Han Tae Joon masuk kekamarnya. Saat itu juga Hyun Joo meminta sekretaris untuk memanggil Han Tae Joon. Hyun Joo meminta Han Tae Joon melepaskannya jika ia masih ingin melihat Jung Woo hidup. Han Tae Joo langsung mengerti arah pembicaraan Hyun Joo. Ia langsung mengerahkan anak buahnya untuk mencari Jung Woo dan memerintahkan anak buahnya untuk membuat Hyun Joo tak melihat sinar matahari lagi. Dari luar perawat Jang dan Hyung Joon melihat lampu ruangan Hyun Joo mati seketika. Perawat Jang mengetahui bahwa rencananya tak berjalan mulus dan langsung meninggalkan tempat itu.

Di ruang penyekapan, Jung Woo terkejut saat melihat Soo Yeon berada di sebelahnya. Soo Yeon menangis dan menjelaskan bahwa ia berusaha menyelamatkan Jung Woo. Jung Woo ikut menangis karena dirinya Soo Yeon juga ikut menderita. Jung Woo berusaha melepas ikatan di tangannya dengan menggunakan pecahan botol di dekatnya. Ia tetap berusaha melakukannya, meski tangannya terluka dan berdarah karena gesekan dari pecahan botol  yang ia gunakan untuk memotong tali. 

Salah satu penculik masuk dan terlihat sedang menikmati narkoba. Jung Wong berusaha menenangkan Soo Yeon yang terlihat ketakutan. Pencuri itu lalu berdiri dan jalan mendekati Jung Woo dan Soo Yeon. Jung Woo dan Soo Yeon cemas dan ketakutan, keduanya mendekat dan saling berpegangan tangan kuat-kuat. Genggaman keduanya terlepas saat penculik itu dengan cepat menarik kaki Soo Yeon.

Jung Woo berteriak meminta penculik itu melepaskan Soo Yeon, ia tahu apa yang akan pencuri itu lakukan pada gadis itu. Pencuri itu lalu menendang perut Jung Woo lalu memplester mulut Jung Woo dengan lakban. Soo Yeon mencoba membela diri dan memukul kepala penculik itu dengan kayu, tapi sebuah tamparan keras di pipi Soo Yeon membuat gadis itu terjatuh tak berdaya.

Jung Woo berteriak dengan mulut terplester lakban meminta penculik itu untuk tidak melakukan hal buruk pada Soo Yeon. Tapi apa daya ia tak dapat membantu Soo Yeon dengan tangannya yang masih terikat. Yang bisa ia lakukan adalah secepatnya mengiris tali yang mengikat tangannya untuk menolong Soo Yeon.

Jung Wong berteriak histeris dan menangis meminta penculik itu untuk menghentikan perbuatannya. Soo Yeon berteriak meminta dilepaskan. Didepan matanya sendiri, Jung Woo menyaksikan penculik itu menodai gadis yang ia sukai. Jung Woo menangis dan marah karena tak bisa melakukan apa-apa untuk menolong Soo Yeon. 

Tiba-tiba pintu terbuka, kakak penculik itu datang dan marah dengan apa yang telah di lakukan adiknya. Keduanya berkelahi di luar, Jung Woo berhasil melepaskan ikatan di tangannya, dengan tertatih ia menghampiri Soo Yeon yang tergeletak tak berdaya dengan badan penuh luka. Jung Woo menangis melihat kondisi Soo Yeon. Jung Woo melihat pintu terbuka yang merupakan kesempatannya untuk lari. Sejenak ia bimbang apakah ia harus lari membawa Soo Yeon atau pergi terlebih dulu dan mencari bantuan. Jung Woo menangis dan meninggalkan Soo Yeon. Dengan langkah berat dan tertatih ia berusaha untuk keluar dari ruang penyekapan dan berlari jauh. Soo Yeon memanggil nama Jung Woon lirik dan menangis melihat Jung Woo yang berlari meninggalkannya dalam keadaan tak berdaya seperti itu.

Kedua penculik itu mengetahui Jung Woo melarikan diri dan langsung mengejarnya. Sejenak mereka kehilangan jejak. Jung Woo bersembunyi di suatu tempat dan melihat telepon umum di depanya. Ia langsung menghubungi ayahnya tentang penculikannya. Han Tae Joon mengerti dan segera menuju ke tempat Jung Woo berada. Tak lupa Jung Woo menghubungi kantor polisi. Tapi ia langsung menutup gagang telepon saat melihat kedua penculik itu mendekat kearahnya. Jung Woo berusaha bersembunyi di tirai sebuah kedai. Tapi kedua penculik itu berhasil menemukan Jung Woo. Dan membawa Jung Woo kembali ke tempat semula. 

Jung Woo meminta pada kedua penculik itu untuk melepaskannya bersama dengan Soo Yeon. Kakak penculik menyuruh adiknya untuk mengurus Soo Yeon. Ia langsung pergi menuruti perintah kakaknya. Penculik itu yang telah menodai Soo Yeon. Tiba-tiba beberapa mobil datang, ayah Jung Woo datang beserta para pengawalnya. Penculik yang menodai Soo Yeon melihat dari jauh dan bersembunyi. Ia langsung kabur dan melarikan diri. Sementara kakaknya mendapatkan pukulan dari para pengawal ayah Jung Woo.

Jung Woo mendekati ayahnya, sambil menangis ia meminta ayahnya untuk menolong Soo Yeon. Ayah Jung Woo mengerti dan menyuruh sekretaris Nam untuk pergi ke gudang penyekapan. Han Tae Joon menyuruh salah satu anak buahnya membawa Jung Woo pulang. Setelah berada ditempat penyekapan yang dimaksud sekretatis Nam mengumpulkan barang-barang dan menyalakan korek. Ia membakar semua barang bukti yang ada disana. Ia kemudian membungkus sweater Soo Yeon dan Hp milik Jung Woo dan membungkusnya dengan plastik.

Saat tiba dirumah, Jung Woo terus menanyakan keberadaan Soo Yeon pada ayahnya. Tapi Han Tae Joon tak memperdulikan pertanyaan Jung Woo, ia malah memerintahkan Jung Woo untuk segera kembali ke Amerika. Jung Woo menangis dan menagih janji ayahnya yang akan menyelamatkan Soo Yeon dan membawanya pulang. Ia terus menangis histeris dan berteriak menanyakan keberadaan Soo Yeon.  

Detektif Kim menerima panggilan telepon dari kantor polisi setempat. Ahkirnya ia mengetahui kasus penculikan yang melibatkan Jung Woo dan Soo Yeon dan langsung menuju tempat yang dimaksud. Saat ia berada di TKP ia melihat api yang membakar tempat itu. Perawat Jang mengetahui bahwa Han Tae Joon telah berhasil menyelamatkan anaknya. Dengan cepat ia memaju mobilnya untuk melarikan diri.  Tiba-tiba seseorang melintas didepan mobil yang ia kendarai, mendadak ia menginjak rem.

Perawat Jang terkejut saat menyadari Soo Yeon berdiri di depan mobilnya. Ia ingat perkataan si penculik kalau ada anak lain yang ia bawa, ia pun menyadari bahwa anak yang dimaksud si pencuri itu adalah Soo Yeon. Dengan tenaga tersisi, Soo Yeon bangkit dan meminta perawat Jang untuk menolongnya. Perawat Jang memundurkan mobilnya dan menginjak gas. Hyung Joon ketakutan dengan apa yang akan perawat Jang lakukan. Soo Yeon terkejut melihat mobil yang melaju kencang ke arahnya.

Ibu Soo Yeon mendatangi rumah Jung Woo. Ia tak sendirian, Eun Joo bersembunyi dibalik tembok. Di luar pagar ibu Soo Yeon berteriak memanggil nama Jung Woo. Di dalam kamarnya, Jung Woo menyembunyikan wajahnya di balik selimut, wajahnya tampak pucat dan matanya kosong menanggung beban dan rasa bersalah karena telah meninggalkan Soo Yeon. Teriakan ibu Soo Yeon membuat 2 penjaga keluar dan menanyakan keperluan ibu Soo Yeon. Saat 2 penjaga itu sibuk mencegah ibu Soo Yeon masuk, Eun Joo langsung menyelinap masuk dan mencari kamar Jung Woo.

Eun Joo berhasil menemukan kamar Jung Woo dan melihat Jung Woo yang bersembunyi di balik meja dengan wajah ketakutan. Eun Joo menanyakan keberadaan Soo Yeon dan memberikan buku harian milik Soo Yeon. Sepeninggalan Eun Joo, Jung Woo membaca buku harian Soo Yeon. Didalamnya berisi perasaan bahagai Soo Yeon saat bersama Jung Woo. Soo Yeon menulis semua yang ia lalui bersama dengan Jung Woo. Jung Woo memeluk buku harian Soo Yeon bersama dengan isak tangis yang menyesakkan.

Detektif Kim memutuskan untuk menyelidiki lebih lanjut kasus penculikan Jung Woo. Kepala polisi menyuruh detektif Kim untuk menghentikan penyelidikannya. Detektif Kim tak mau menuruti perkataan kepala polisi dan menyatakan bahwa ia mengundurkan diri dari pekerjaannya. Direktur Kim menuju rumah Jung Woo dan membawanya pergi.

Sekretaris Nam berhasil menemukan tempat persembunyiaan penculik yang berhasil kabur. Ia melemparkan sweater Soo Yeon yang ia simpan dan menyuruh penculik itu untuk mengakui bahwa ia telah membunuh Soo Yeon. Han Tae Joo sengaja tak mancari Soo Yeon agar kasus ini berhenti sampai disini. Kepala polisi membantu Han Tae Joo untuk menutup segala kasus kejahatan yang melibatkan dirinya.

Setelah melalui berbagai penyelididkan, Detektif Kim berhasil menemukan keberadaan penculik yang telah menodai Soo Yeon. Ia melampiaskan kemarahannya dan memukuli pencuri itu. Wajah pencuri itu babak belur dan ia mengaku bahwa ia telah membunuh Soo Yeon dan melemparkannya ke danau. 

Berita kematian Soo Yeon di muat di koran dan diliput di televisi. Soo Yeon berhasil selamat dan ditolong oleh perawat Jang meski ia wajahnya dibalut perbah. Perawat Jang bersiap meninggalkan Korea dan meninggalkan Soo Yeon. Hyung Joon tak ingin meninggalkan Soo Yeon sendirian, ia mengancam tak akan pergi jika Soo Yeon tidak diajak. Perawat Jang menyerah dan menuruti permintaan Hyung Joon.

Detektif Kim masih belum percaya bahwa Soo Yeon telah meninggal, ia merasa ada yang aneh dengan kasus ini. Jung Woo berhasil menemukan Handphone miliknya yang disembunyikan oleh ayahnya. Saat itu handphonenya berdering dan ia mendengar suara Soo Yeon. Han Tae Joo marah saat melihat Jung Woo yang masih saja terus memaksa mencari Soo Yeon yang jelas-jelas sudah dinyatakan meninggal. Jung Woo percaya Soo Yeon masih hidup karena ia baru saja mendengar suara Soo Yeon. Han Tae Joon menganggap bahwa putranya telah gila, ia menampar Jung Woo. Saat itulah Jung Woo sadar bahwa ayahnya tak pernah berniat mencari Soo Yeon. 

Jung Woo pergi meninggalkan rumah dan pergi menemui detektif Kim. Detektif Kim meminta bantuan beberapa temannya untuk membantunya mencari keberadaan Soo Yeon. Perawat Jang berniat meninggalkan Korea dan membayar seseorang untuk membuat passport palsu. Dari situlah detektif Kim berhasil menemukan tempat persembunyiaan perawat Jang. Hyung Joon mengetahui kedatangan detektif Kim dan sengaja membuat keributan untuk mengalalihkan perhatiannya. Saat detektif Kim tengah sibuk dengan hal lain, perawat Jang beserta Hyung Joon dan Soo Yoen meninggalkan tempat itu. Sekilas detektif Kim melihat sosok Soo Yeon. Ia langsung mengejar mobil yang dikendarai oleh perawat Jang. Detektif Kim menginjak gas penuh, namun saat ia menginjak rem, ia baru menyadari bahwa remnya tidak berfungsi karena terhalang sesuatu. Detektif Kim tidak bisa mengendalikan laju mobilnya yang kehilangan kendali dan terjatuh ke jurang.

14 tahun kemudian. Jung Woo dewasa berprofesi sebagai detektif, sesuai dengan janjinya pada detektif Kim waktu itu. Ia tidak percaya bahwa Soo Yeon masih hidup, dan tetap berusaha mencari keberadaannya. Di negara berbeda, Di Perancis, Soo Yeon telah tumbuh besar dengan baik dan menjadi seorang desainer terkenal. Ia mengubah namanya menjadi Zoey Lou. Sementara Hyung Joon berganti nama menjadi Harry Borisson, yang telah menjadi pengusaha sukses di usianya yang masih muda. Mereka hidup dengan baik dan melalui kesedihan bersama-sama.

Suatu peristiwa membuat Harry dan Zoe pulang kembali ke Korea. Saat itulah Zoe bertemu kembali dengan Jung Woo. Kenangan masa remaja yang ia lalui bersama Jung Woo terbayang di benak Zoe. Sementara Jung Woo yakin bahwa Zoe adalah Soo Yeon yang selama ini dia cari. Dengan kekuatan dan uang yang ia miliki, Harry mulai menjalankan rencananya untuk membalas dendam pada Han Tae Soon. Cinta segitiga juga terjadi antara Zoe, Harry dan Jung Woo.

Sunday, November 11, 2012

The King Of Dramas




Title: The King of Dramas
Genre: Romance, Comedy
Film Date : November, 2012
Episodes: 18 Episodes


Cast :
Kim Myung Min as Anthony Kim
Jung Ryu Won as Lee Go Eun
Choi Si Won as Kang Hyun Min
Oh Ji Eun as Sung Min Ah
Jung Man Sik as Oh Jin Wan


Anthony Kim, CEO Jaekuk Production telah sukses memproduksi 27 drama yang sukses dipasaran dari 29 drama yang ia hasilkan. Anthony merasa bahwa semuanya itu tak lepas dari kerja keras dan berkat cincin keberuntungan yang ia pakai. Anthony merupakan orang yang prefeksionis yang melakukan hal sesuai dengan kemauannya hingga membuatnya jatuh terpuruk. Berawal dari keinginannya untuk merubah adegan di akhir drama. Anthony meminta penulis Jang untuk memasukkan adegan sang aktor meminum jus jeruk yang langsung mendapatkan protes dari penulis Jang. Tak kehilangan akal, Anthony menemui Lee Go Eun, asisten penulis Jang untuk merubah adegan dengan berdalih bahwa perubahan tersebut atas persetujuan penulis Jang.

Lee Go Eun pergi kelokasi syuting dan merubah skrip sesuai dengan keinginan Anthony. Anthony melihat proses syuting dan merasa puas dengan adegan penutup. Pengambilan gambar telah selesai dan saatnya rekaman tersebut dikirim ke Seoul untuk di edit. Asisten Anthony menjelaskan bahwa waktu mereka terbatas dan besar kemungkinan rekaman itu tidak sampai tepat waktu sedangkan rekaman tersebut merupakan adegan penutup dari episode drama yang tayang malam ini. 

Anthony menemui seorang pria dan akan membayar pria itu dengan bayaran yang tinggi jika pria tersebut berhasil membawa rekaman adegan terakhir sampai di Seoul dalam waktu satu jam Pria itu menyanggupi permintaan Anthony dan mengendarai motornya dengan kencang. Sementara Anthony dan Go Eun masuk ke dalam mobil dan mengikuti pria tersebut dari belakang. 

Ditengah perjalanan pria yang membawa rekaman tersebut mengalami kecelakaan. Berselang waktu kemudian mobil Anthony melintas dan melihat seorang pengendara motor yang mengalami kecelakaan. Anthony turun dari mobilnya dan melihat keadaan dan mengulurkan tangan ke arah pengendara motor tersebut. Bukannya menolong, Anthony lebih mementingkan mengambil rekaman tersebut dari saku pengendara motor. Dengan lemah pria itu memegang tangan Anthony, saat Anthony menarik tangannya pria itu menarik cincin keberuntungan Anthony. Saat Anthony dasar, cincin keberuntungannya itu telah masuk ke selokan. Go Eun meminta Anthony membawa pria itu kerumah sakit, tapi Anthony menolak karena tak mempunyai waktu banyak. Go Eun terkejut melihat sikap Anthony yang lebih mementingkan rekaman drama di bandingkan nyawa manusia. Anthony pergi dan membiarkan pengendara motor itu menahan kesakitan di jalan. 

Anthony berhasil membawa rekaman tersebut ke studio untuk di edit dalam waktu yang mepet. Anthony bernapas lega saat melihat adegan terakhir tersebut tayang tepat waktu. Sementara pengendara motor yang mengalami kecelakaan itu telah dibawa kerumah sakit. Eun Joo pergi kerumah sakit untuk melihat kondisi pria itu. Dari jauh ia melihat istri dari pria itu menangis karena nyawa suaminya tidak bisa diselamatkan. Anthony yang mendengar berita itu datang melayat dan memberikan cek dengan jumlah uang yang banyak kepada keluarga korban.

Go Eun mendatangi Anthony dan menyerahkan skrip yang ia tulis. Anthony merasa ceritanya kurang bagus dan meletakkan naskah tersebut di tumpukan naskah-naskah yang ditolak. Penulis Jang menemui Anthony dan marah-marah karena merubah naskah tanpa persetujuan darinya. Dengan gaya angkuhnya Anthony menimpakan kesalahan ini pada Go Eun. Penulis Jang marah dan memecat Go Eun sebagai asistennya.

Rumor Anthony yang menyebabkan seorang pengendara mengalami kecelakaan dan meninggal berimbas pada karir cemerlang Anthony. Oh Jin Wan, seorang asisten Anthony mengetahui kabar tersebut. Ia menghubungi wartawan dan membeberkan pertistiwa tersebut. Direktur Jaekuk Production mendengar hal itu dan langsung memecat Anthony. Ia meminta Anthony untuk segera mengemasi barang-barangnya dan meninggalkan kantor. Hilang sudah karir cemerlang Anthony sebagai King Of Drama.

3 tahun kemudian, Anthony mencoba bangkit dan mulai memproduksi drama lain. Posisi Anthony sebagai CEO Jaekuk Production digantikan oleh Jin Wan. Anthony mendengar bahwa Jin Wan tengah berusaha menjalin kerja sama dengan salah satu investor Jepang. Tapi Jin Wan masih menyeleksi naskah dari para penulis karena investor jepang itu menginginkan cerita yang mengangkat kisah tentang pejuang jepang Anthony lalu teringat pada naskah Go Eun yang sempat ia campakkan 3 tahun lalu. Anthony lalu mengontak Go Eun dan meminta gadis itu untuk bekerjasama dengannya. Semula Go Eun menolak karena ingat perlakuan terakhir yang Anthony lakukan padanya. Tapi rupanya bujukan Anthony bisa meluluhkan hati Go Eun. Mereka berdua pergi ke Jepang dan bertemu dengan investor tesebut.
 
Tuan Watabane sang investor tersentuh dengan cerita yang Go Eun tulis. Ia meminta pada Anthony untuk segera memproduksi drama ini pada tahun ini. Anthony kemudian mengetahui bahwa Tuan Watabane merupakan piminan Yakuza diwilayahnya, dan melihat Tuan Watabane yang membunuh seseorang yang melanggar perjanjian padanya. Tak ingin mengalami hal itu, Anthony membulatkan tekad untuk memenuhi permintaan Tuan Watabane dan memproduksi drama seperti yang di inginkan olehnya. 

Jin Wan marah saat mendengar kabar bahwa Anthony telah menjalin kerjasama dengan Tuan Watabane. Ia kemudia menemui Go Eun untuk bekerjasama dengannya dengan memberikan apertemen mewah dan ruangan menulis yang luas. Go Eun menolaknya karena ia telah menandatangi perjanjian dengan Anthony.

Dipilihlah Kang Hyun Min sebagai pemeran utama. Anthony menemui Hyun Min dan memberikan naskah yang ditulis oleh Go Eun. Jin Wan tak lantas menyerah begitu saja. Ia pun menghubungi Hyun Min dan menawarkan kontrak kerjasama dengannya. Hyun Min sempat dianda dilema, pada akhirnya ia memilih bekerjasama dengan Anthony karena ia telah lebih dulu menyukai naskah yang ditulis oleh Go Eun. Di mulailah persaingan antara Anthony dan Jin Wan. Jin Wan tak tinggal diam saja saat melihat Anthony yang berusaha untuk bangkit dari keterpurukannya. Ia melakukan berbagai cara untuk menjatuhkan Anthony. Persaingan ini telihat menarik karena Jin Wan dan Anthony memiliki sikap yang sama-sama angkuh dan berambisi.


Saturday, November 10, 2012

Dummy Mommy



Title: Dummy Mommy
Genre: Family, Comedy
Film Date : March, 2012
Episodes: 20


Cast :
Kim Hyun Joo as Kim Young Joo
Ha Hee Ra as Kim Seon Young
Ahn Seo Hyun as Park Da Byul
Kim Jeong Hoon as Lee Je Ha
Kim Tae Woo as Park Jung Do


Cerita 3 episode awal dari drama ini benar-benar membuat saya gregetan. Bagaimana tidak jika melihat perselingkuhan yang terang-terangan. Ditambah lagi si pelaku tidak merasa bersalah sama sekali....

Dummy Mommy menceritakan perjuangan seorang wanita dalam mengurus keluarganya dan terus survive di pekerjaan. Kim Young Joo, wanita cerdas yang menjabat ketua editor majalah terkenal. Tapi kehidupan rumah tangganya menyedihkan. Secara terang-terang'an sang suami, Park Jung Do melakukan perselingkuhan di depannya, bahkan berani membawa wanita selingkuhannya tersebut ke rumah mereka. Young Joo hanya hanya dapat menahan marah dan melampiaskan kekesalannya dengan pekerjaan. Parahnya pada hari ulang tahunnya, sang wanita selingkuhan mengirimkan kartu ucapan dengan foto USG dari janin yang kini dikandungnya. ck....ck...ck... TERLALU.....!!!!!

Tak cukup dengan itu, Young Joo juga harus mencukupi kebutuhan keluarganya, kakak laki-laki Young Joo, Dae Young selalu saja meminta uang yang dia gunakan untuk berjudi, parahnya saat ia terbelit hutang, ia pun tak segan meminta uang pada Young Joo. Dae Young selalu beranggapan bahwa Young Joo hidup bahagai dan memiliki banyak uang. Tanpa ia ketahui, Yoong Joo tengah menderita karena permasalahan rumah tangganya.

Hanya Kim Seun Young, kakak perempuan Yoong Joo yang benar-benar menyayangi Yoong Joo dan mengerti kesedihan hati yang tengah di alami adiknya. Ia selalu bersikap lembuat pada Yoong Joo, meski terkadang Yoong Joo sering bersikap cuek dan dingin padanya. Seun Young mengetahui bahwa adik kesayangannya itu hanya terlihat kuat di luar, tetapi rapuh didalam.

Satu-satunya sumber kebahagiaan Young Joo hanyalah kehadiran putrinya, yang sangat pintar dalam pelajaran matematika. Yoong Joo berencana untuk menyekolahkan putrinya tersebut ke luar negeri. Young Joo mulai menemukan kebahagiaan saat Lee Ja He hadir dalam kehidupannya. Dokter muda tampan yang dapat menerima segala kekurangan dan kelebihan Young Joo.


Wednesday, November 07, 2012

The 3rd Hospital



Title: The 3rd Hospital
Genre: Medical
Film Date : September, 2012
Episodes: 20


Cast : 
Kim Seung Woo as Kim Doo Hyun
Oh Ji Ho as Kim Seung Hyun
Kim Min Jung as Jin Hye In
Choi Soo Young as Lee Eui Jin
Choi Yoon So as Jung Seung Hee
Park Geun Hyung as Kim Ha Yoon 


The Third Hospital berkisah tentang sepak terjang dua tim dokter yang berbeda. Kim Doo Hyun, dokter ahli bedah di sebuah rumah sakit ternama yang menggunakan metode,  teknologi, serta peralatan modern. Berbeda dengan Kim Seung Hyun seorang dokter ahli akupuntur dan obat-obat'an herbal yang memiliki hati baik dan tidak mau terlalu terikat dengan peraturan rumah sakit. Mereka berdua bekerja di rumah sakit yang sama. Hanya saja, Kim Doo Hyun telah lebih dulu berkerja di rumah sakit tersebut dan menduduki posisi penting. 

Di hari acara perayaan rumah sakit. Kim Doo Hyun dan Kim Seung Hyun berhasil menyelamatkan nyawa seorang pasien dalam situasi yang sama namun dengan cara dan metode yang berbeda.

Kim Doo Hyun mengerahkan seluruh timnya untuk mengadakan operasi darurat pada pasien korban kecelakaan dengan peralatan yang canggih dan bantuan dari seluruh timnya. Doo Hyun berhasil mengeluarkan pecahan kaca dan menghentikan pecahan darah. Tindakan ini mendapatkan pujian dari para ahli medis dan pengawas yang menghadiri acara perayaan rumah sakit. Mereka juga melihat langsung tindakan yang Doo Hyun lakukan untuk menolong nyawa pasien.

Bertepatan dengan itu, seorang ibu datang dengan membawa seorang anak yang tak sadarkan diri ke unit gawat darurat. Seorang perawat menyuruh ibu tersebut untuk membawa putranya ke rumah sakit lain karena hari itu merupakan hari perayaan peresmian rumah sakit dan semua dokter menghadiri acara tersebut (hm...memang nya tidak ada dokter stand by seperti di rumah sakit disini y?). Kim Seung Hyun melihat dan mendengar kejadian itu, kemudian meminta ibu itu untuk membaringkan anaknya di kasur. Setelah ia mengecek keadaan anak tersebut ia mengetahui bahwa anak itu tak sadarkan diri karena mengalami kesulitan pernapasan, atau lebih tepatnya ada sesuatu yang menghalangi keluarnya udara dari rongga dada si anak.

Seung Hyun meminta pisau bedah kepada perawat, tapi perawat itu menolak permintaannya dengan alasan bahwa peraturan rumah sakit ini melarang dokter akupuntur melakukan tindakan operasi. Seung Hyun kesal dan mengeluarkan pisau dari dalam tasnya, kemudian ia merobek leher anak tersebut dan berhasil mengeluarkan batang pembersih telinga dari dalam rongga si anak. Setelah itu ia mengambil penjepit dan mengeluarkan gumpalan kapas dari mulut si anak. Namun sang anak belum juga sadar, Seung Hyuk kemudian mengeluarkan jarum akupunturnya dan menusuk kepala si anak. Seung Hyun menunggu reaksi sang anak dan berharap-harap cemas. Beberapa detik kemudian, jari sang anak mulai bergerak tak berapa lama kemudian sang anak pun telah sadar.

Peristiwa demi peristiwa Do Hyun dan Seung Hyuk lalui dengan cara dan metode yang berbeda. Tiap kali mereka bertemu selalu saja ada percikan ketegangan dan persaingan di antara mereka. Sebenarnya mereka adalah bersaudara, meski pada kenyataanya Do Hyun hanyalah anak angkat dari dokter Kim Ah Yoon. Saat kecil secara tak sengaja ia mendengar pembicaraan nenek yang mengajukan keberatan kalau dr. Kim memasukkan nama Do Hyun ke dalam daftar warisannya. Suatu hari saat Do Hyun dan Seung Hyuk bermain, tanpa sadar Seung Hyuk menghilang, meski saat itu turun hujan Do Hyun terus berusaha mencari adiknya. Begitu pun dengan Seung Hyuk yang terus menerus memanggil nama kakaknya. 

Do Hyun pulang dan mengira Seung Hyuk sudah pulang terlebih dahulu. Ayah serta nenek yang sedari cemas dengan keberadaan mereka semakin khawatir saat mengetahui Do Hyun pulang sendiri tanpa Seung Hyuk. Ayah memarahi dan meninggalkan Seung Hyuk sendirian, lalu ayah pergi keluar dan mencari Seung Hyuk. Beruntung Seung Hyuk cepat di temukan. Dari jauh Do Hyun melihat ayah yang menjaga Seung Hyuk sementara Do Hyun menjalani hukuman dan hujan-hujan'an di luar. Mungkin berawal dari sinilah dari benci, dan iri timbul dalam hati Do Hyun. Sementara Seung Hyuk tak pernah memperdulikan tingkah kakaknya yang selalu tampak ingin terlihat baik dan hebat di hadapan ayah mereka.


Tuesday, November 06, 2012

Glass Mask




Title: Glass Mask
Genre: Melodrama
Film Date : September, 2012
Episodes: 100 episodes

Cast :
Seo Woo as Kang Yi Kyung
- Jung Da Bin as Yi Kyung (Child)
Lee Ji Hoon as Kim Sun Jae
Kim Yoon Seo as Kang Seo Yun
- Ahn Eun Jung  as Seo Yun (Child)
Park Jin Woo as Kim Ha Joon 

Semula saya sangat antusias ketika pertama kali melihat judul dari drama ini. Saya begitu antusias dan berpikir daram baru ini merupakan remake dari moanga jepang populer Glass Mask favorti saya. Ternyata dugaan saya salah...hehhehehhe. Hanya judulnya saja yang sama dan sama sekali tidak berhubungan. Dilihat dari posternya, sepertinya drama ini menarik. Tapi episodenya yang mencapai 100 lebih itu lho yang membuat saya berpikir puluhan kali. Saya sering ilfeel dengan drama yang memiliki episode hingga puluhan episode. So pasti dikarenakan ceritanya bakal ribet en nyerempet keman-mana. Mobil kali nyerempet....kikikikiki...

Biar ndak penasaran, ada bocoran sedikit tentang sinopsisinya. 

Kang Yi Kyung mencoba bertahan dan melalui kehidupan yang sulit setelah ayahnya dituduh sebagai pembunuh. Yi Kyung mengetahui bahwa ayahnya tidak bersalah dan berusaha untuk menghapuskan tuduhan seorang pembunuh dari ayahnya. Segala usaha pun ia kerahkan untuk membalas dendam mesti harus di iringi dengan tangis, air mata, luka serta penderitaan hingga ia berhasil menjalankan misi dan meraih masa depannya.


Monday, November 05, 2012

Lirik Lagu It Can Be - Tim Ost. 49 Days




It Can Be
By : Tim Hwang
 
Seulpeume jichyeo nunmul heullil ttae
Neoreul wihae hamkke ureojul saram
i sesang modu neoreul deungjil ttaejocha
meonjeo neoui soneul jabajul saram
eonjerado bureumyeon hangeoreume dallyeogal
keu sarami naran geol wae molla

Naneun an dwoeneun geoni jeongmal an dwoeneun geoni
maeil neoreul utge haltende
majimak geu nalkkaji neoui gyeoteul jikyeojul dan han saram
geu sarangi nail sun eomneun geoni

 

apeume gyeowo biteulgeoril ttae
neoui sangcheokkaji anajul saram
meon gotmaneul bomyeo nareul ullil ttaejocha
ojik neo hanaman barabol saram
neoreul wihaeseoramyeon da irheodo haengbokhal
geu sarami naran geol wae molla

naneun an doeneun geoni jeongmal an doeneun geoni
maeil neoreul utge haltende

majimak geu nalkkaji neoui gyeoteul jikyeojul dan han saram
geu sarangi nail sun eomneun geoni

gatgo sipeun sarama jugeul mankeum dako sipeun sarama
himgyeowodo gyeondil su isseotdeon geon
niga nae gyeote isseoseo saranghal su isseoseo

gidaryeodo doegenni barabwado doegenni
niga naege oneun nalkkaji
naui majimak sungan nunmulcheoreom tteoollil dan han saram
nae sarangi dwaejumyeon andoegenni

nae gyeote meomulmyeon andoegenni


Translation In English

When you cry because of sadness
The one who could cry together with you
Even when everyone in the world truns their back on you
The one who could hold your hand
Whenever your call
The one that runs to you
Why you don't you know it's me?

Can't I be the one?
Really can't I be the one?
I would make you smile everyday
The one who will watch over you until the end
Can't that perseon be me?

When you stumble because of pain
The one who embraces you scars
Looking far away, even when you make me cry
The one who watches only you
For You, the one will be happy even everything is lost
Why don't you know it's me?



Can't I be the one?
Really can't I be the one?
I would make you smile everyday
The one who will watch over you until the end
Can't that perseon be me?

You are the one I want
You are the one I want reach till until I die
The reason I was able to go through the hard times
Because you were with me
Because I could love you

Can I wait for you? Can I see you?
Until the day you come to me
Like the tears of my last moment
You are the one I remember
Can't you be my love?
Can't you stay with me?

 

7 Keajaiban Alam Yang Langka

Alam memang sering kali menyajikan karya yang indah mempesona, kecantikannya yang langka dan tidak ada duanya bahkan sering kali kita anggap sebagai sebuah keajaiban. Tentu saja ciptaan tuhan yang telah terbentuk selama bertahun-tahun hingga berpuluh-puluh tahun ini pantas untuk dijaga. Kita mungkin mengenal berbagai keajaiban alam seperti Great Barier Reef di Australia, Green Canyon di Colorado atau tempat-tempat terkenal lainya. Namun perlu diketahui bahwa di dunia banyak di penuhi keajaiban alam yang menarik yang mungkin belum banyak di kenal. Berikut 7 Keajaiban alam yang langka versi On The Spot.

1. Ice Tower, Gunung Erebus, Antartika


Antartika atau kutub selatan memiliki menara es yang terletak di Gunung Erebus yakni gunung yang paling aktif di kutub selatan. Panasnya lahar bertemu dengan es yang sangat dingin kemudian menciptkan menar-menar es yang unik dan alamiah. Pemandangan gunung erebus menjadi kian menarik dengan menara-menara es yang senantiasa memancarkan uap ke udara. Menara-menara ini memiliki ketinggian sekitar 60 kaki atau sekitar 20 meter. Yang luar biasa struktur menara es ini juga dapat di temukan di planet mars, bulan di milik planet jupiter, saturnus serta neptunus.

2. Kasha Katuwe Tent Rock, New Mexico


Kasha Katuwe Tent Rock merupakan situs keajaiban alam yang berjarak sekitar 40 mil dari Santa Fe, New Mexico. Situs alam ini sendirisebuah merupakan bentukan geologi yang terbentuk karena letusan gunung berapi yang terjadi antara enam hingga tujuh juta tahun yang lalu. Selama berabad-abad cuaca serta erosi telah membentuk batuan letusan gunung berapi tersebut menjadi seperti tenda. Tempat wisata ini hanya di buka pada siang hari dan para wisatawan bisa menikmati keindahannya dari atas dengan melewati sebuah ngarai kecil terlebih dahulu. Karena keunikannya pada tahun 2001 lalu mantan presiden Amerika, Bill Clinton mensyahkan Kasha Katuwe sebagai monumen Amerika Serikat dengan nama Kasha Katuwe Tent Rock National Monument.

3. Hot Water Beach, Selandia Baru


Sumber air panas di tepi pantai merupakan keajaiban alam yang langka di Selandia Baru. Nama pantai ini dikenal dengan nama Hot Water Beach yang menjadi satu-satunya pantai dengan sumber air panas di dunia yang dibiarkan secara alami. Hot Water Beach merupakan pantai di pantai timur dari Coromandel Peninsula, Selandia Baru. Sumber air panasnya menyebar di berbagai tempat  persis di bawah permukaan pasir. Bahkan sumber air panas yang merembes di bawah permukaan pasir dapat mencapai suhu hingga 60 derajat celsius. Para pengunjung bisa menggali pasir pantai yang dirembesi air panas dan membentuk sebuah kolam untuk berendam. Meskipun tempatnya cukup terpencil, namun banyak wisatawan yang mengunjungi pantai unik ini. Selain berendam air panas, pengunjung juga dapat memancing dan surfing di pantai tersebut. 

4. Salar de Uyuni, Bolivis


Salar de Uyuni atau Salar de Tunupa merupakan dataran garam terluas di dunia yang terletak di Bolivia bagian tenggara di puncak pegunungan Andes diketinggian 3.650 meter.
DIperkirakan sekitar 40.000 tahun yang lalu, danau ini merupakan bagian dari Danau Michin yang merupakan danau terbesar di masa prasejarah. Ketika mengering terdapat 2 danau yang tersisa, yakni Danau Poopó dan Uru Uru, serta 2 gurun garam terbesar, Salar de Coipasa dan Salar de Uyuni.

Salar de Uyun diperkirakan mengandung 10 miliar ton garam, dan kurang dari sekitar 25.000 ton garam diproduksi dari sini. Danau garam yang mengering ini salah satu keajaiban alam yang paling indah, karena jika musim hujan tiba permukaannya akan menjadi danau yang dangkal. Pancaran sinar matahari yang berpendar dengan endapan garam serta lapisan permukaan air yang tipis membuatnya bagaikan cermin raksasa yang memantulkan langit serta objek-objek di atasnya. Pada setiap bulan November, Salar de Uyuni menjadi daerah hunian bagi 3 spesies burung flamingo di Amerika Selatan: burung flamingo chili, andes, dan James.

5. Fly Geyser, Nevada, Amerika Serikat


Mungkin tak banyak yang tidak mengetahui letak Geyser unik di Nevada ini. Geyser yang terletak sekitar 20 mil atau 32 km utara dari Gerlach , di Washoe County, Nevada, Amerika Serikat di kenal dengan nama Fly Geyser. Sebenarnya Geyser ini tidak terbentuk secara alami, melainkan akibat dari sebuah insiden penggalian sumur yang terjadi pada tahun 1916. Awalnya sumur tersebut berfungsi dengan baik, namun sejak tahun 1960'an air sumur tersebut memanas dan menyembur ke atas. Kandungan mineral yang larut mulai meningkat dan membentuk gunung kecil dengan air mancur panas. Hingga kini luapan air panas Fly Geyser mencapai 1,5 meter. Selain itu di sekitarnya muncul puluhan kolam kecil yang sangat cantik. Kandungan air mineralnya didalamnya menjadikan bebatuan di sekitarnya menjadi berwarna-warni.

6. Goldstream Parlk River, Kanada


Warga Kanada di kejutkan dengan perubahan warna air sungai Goldstream Park River yang yang berubah menjadi warna hijau pekat. Kejadian ini sempat menghebohkan dunia karena sempat dianggap sebagai suatu pencemaran. Warga di sekitar sungai ini menyangka bahwa perubahan warga sungai menjadi hijau diakibatkan karena pencemaran limbah kimia berbahaya. Namun ternyata warna hijau sungai Goldstream bukan berasal dari limbah kimia melainkan berasal dari Fluorescein yakni cairan alami yang tidak berbahaya. Fluorescein memang dapat ditemukan dialam, hanya saja kapasitasnya yang besar membuat warna air sungai ini berubah menjadi hijau.

7. Plitvice Lake,  Kroasia


Jika Danau Kelimutu di Ende, NTT adalah danau kembar tiga. Maka Plitvice Lakes di Kroasia memiliki 16 danau yang bisa berubah warna. Seperti lego yang disusun berundak, danau-danau di Plitvice Lakes National Park ini terlihat sangat menawan. Keenam belas danau di taman nasional ini dipisahkan menjadi bagian atas dan bagian bawah. Posisinya pun berurutan mulai dari ketinggian 630 meter hingga keposisi paling rendah 500 mete. Danau-danau ini pun dilengkapi dengan puluhan ari terjun yang sangat cantik. Tebing-tebing bebatuan yang ada disekelilingnya menjadi pemisah sekaligus mempertegas keindahannya.

Selain bentuk dan jumlahnya yang unik, wisatawan akan dipertontonkan atraksi yang jauh lebih menarik dengan perubahan warna-warna dari danau ini. Air Plitvice Lakes memang mempunyai warna yang khas, mulai dari biru kehijauan, abu-abu, atau biru. Namun, warna-warna air di danau ini pun bisa berubah seketika tergantung jumlah mineral dan sinar matahari yang mengenai permukaan danau. Panorama cantik Plitvice pun selalu memukau wisatawan yang datang. Jepretan-jepretan dari kamerapun tak henti-hentinya diarahkan ke danau.

Taman yang masuk dalam Daftar Warisan Budaya Dunia UNESCO ini memang memiliki pesona yang luar biasa. Di kawasan Plitvice Lakes, traveler akan menerima sajian alam yang istimewa dan lengkap dalam satu tempat. Panorama danau, air terjun, dan hutan menjadi satu kemasan yang sangat apik dalam Plitvice Lakes.